ASIA100 – Sebagian dari kita mungkin belum pernah tahu apa itu mahjong. Bahkan mungkin belum pernah mencobanya. Namun, karena kini dunia hiburan sudah canggih, permainan itu bisa dicoba secara online. Pastinya agak berbeda dengan mahjong sungguhan. Tapi sensasinya tetap sama. Ubin kecil dengan setiap simbol rumit kesannya sangat asing. Namun, kalau sudah menyelaminya kamu pun akan paham dan familiar. Bermain Mahjong Reels di ASIA100 jadi satu-satunya cara untuk memahami permainan tersebut. Akan tetapi saya bertanya-tanya, apakah kiranya game itu mampu membuat saya lebih paham tentang mahjong? Atau malah semakin bingung? Awal game dibuka dengan ruangan khas Tiongkok. Klasik. Dinding dengan lapisan kain merah. Motif naga dan awan. Meja kayu berukir. Lampion bergelantungan. Semuanya kental banget sama suasana tradisional Tiongkok. Saking detail suasananya, saya berpikir kalau provider ASIA100 yakni Microgaming benar-benar mendalami desainnya. Simbol dibuat seperti ubin mahjong asli. Dengan aneka macam ukiran seperti bambu, angin, naga, bunga. Gambar ukiran presisi pun kelihatan jelas sekali. Itu terlihat dari garis-garis pada bambu yang bisa kamu amati. Jika dibandingkan sama gambar aslinya di internet, game ini benar-benar akurat. Bentuknya sungguh representasi autentik alih-alih versi kartun atau stylized. Hal tersebut bisa dikatakan karena setidaknya 15 menit saya habiskan untuk mengamati simbol bergerak tersebut. Gerakannya juga seperti nyata. Bisa didorong, digeser, bahkan diatur ulang seperti ada tangan manusia yang melakukannya. Hal itu meyakinkan bahwa provider benar-benar riset untuk mengetahui bagaimana cara game ubin dimainkan.
Banyak game berasal dari kombinasi budaya sudah saya mainkan. Menurut pengalaman tersebut saya yakin kalau Mahjong Reels terasa memiliki perbedaan. Tak ada kesan dipaksakan sama sekali. Dua elemen terasa menyatu, bukan cuma saling menempel. Fusi elemen tradisional dan modern bercampur alami. Sebab, game ASIA100 ini nggak mencoba untuk menjadikan permainan terasa sangat modern. Tapi lebih mengadaptasi formatnya supaya gampang diakses. Tanpa harus hilangkan esensinya sama sekali. Audionya dibuat mengikuti konsep budaya yang diangkat. Alunan musiknya berasal dari instrumen tradisional Tiongkok. Saat didengarkan seksama, perpaduan biola dua senar, suling bambu dan sejumlah instrumen terdengar khas. Tidak menghentak, tapi lembut. Melodinya terkesan menciptakan atmosfer tenang. Meditatif. Namun, ada hal yang sedikit kurang dalam permainan. Apalagi buat player ASIA100 yang nggak paham permainan tradisional tersebut. Sebab, simbolnya dibuat tidak intuitif. Dengan kata lain, ada kesulitan saat bedakan ubin satu dengan lainnya. Dari segi ukiran. Karena semuanya tampak sama jika tidak dilihat dengan jelas. Jadi bisa dibilang, dia ditujukan buat mereka yang benar-benar paham sama permainan tradisional tersebut. Bukan buat pemula yang baru belajar dari nol. Batasan ini yang membuat daya tariknya sedikit berkurang di mata player pemula ASIA100. Kemudian latar belakang ruangannya juga tidak ada perubahan.
Walaupun saya tahu itu cukup menarik dan indah. Tapi selama 30 menit melakukan permainan, tak ada perubahan berarti bahkan sedikit tambahan elemen pun tidak. Jadinya kalau kamu gampang notice hal kecil kayak gini, bakalan merasa sangat monoton. Game hasil buatan Microgaming ASIA100 ini nggak bisa buat jadi hiburan cepat. Saya menganggapnya sebagai pengalaman belajar saja. Sebab memang detail dari desain ubin cukup bagus untuk dilihat. Jadi, tidak ada kecewa apapun dan sesi bermain tetap memiliki makna besar. Dirangkum secara keseluruhan sebenarnya Mahjong Reels udah berhasil gabungkan budaya timur sama modernisasi. Dia cuma berusaha menghadirkan dan mengadaptasi, tidak mengubah banyak hal.Game ASIA100 ini mungkin bisa jadi jembatan terbaik kalau kamu butuh melintasi pemahaman tentang dunia permainan tradisional dari Timur.
